v2.0
|

Gallery

GOLDEN PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN
10-05-2016 | Kecamatan Tegaldlimo.
Siapapun yang menjabat sebagai Aparatur Negara baik mulai dari Pemeritah Pusat sampai dengan Pemerintah yang terbawah yaitu Pemerintah Desa dituntut untuk kreatif, semakin kreatif para pejabat di Instansi Pemerintah maka semakin maju pula Instansi tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap perkembangan perekonoian masyarakat. Penulis sering menyampaikan dalam pembinaan Aparatus Pemerintah Desa “Kita sebagai Aparatur Pemerintah di suatu Instansi Pemerintah sama dengan permainan Sepak Bola”, artinya kita jangan hanya menunggu bola tetapi kita harus bisa menciptakan bola kalau kita mau menang, begitu juga kita sebagai Aparatur Pemerintah jangan hanya menunggu perintah atasan kemudian kerja, tetapi kita harus bisa menciptakan ide-ide yang yang cemerlang bagi Organisasi demi mensejahterakan masyarakat utama bagi masyarakat yang belum beruntung sehingga taraf hidupnya akan terangkat sehingga menjadi sejahtera. DEDI SUNTORO, SH Kepala Desa Kendalrejo Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi mempunyai program yang berlian dan diberi nama “GOLDEN PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN”. Gambaran program yang menurut penulis sangat berlian itu adalah sebagai berikut : Pemerintah Desa Kendalrejo memberikan bantuan kepada semua RT yang ada di Desa Kendalrejo sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) setiap tahun dan dikelola oleh Pokmas yang ketuanya Ketua RT-nya masing-masing, uang sebesar satu juta rupiah tersebut di tahun anggaran 2015 oleh Kepala Desa Kendalrejo disalurkan dananha dan dibelikan ayam betina untuk diberikan kepada masyarakat yang kurang beruntung yang ada di masing-masing RT yang ada di Desa Kendalrejo, sedangkan Ketua RT selaku ketua Pokmas diberikan tugas untuk mengawasi perkembangan bantuan ayam dimaksud dan melaporkannya kepada Kepala Desa, sedangkan penerima bantuan berkewajiban melaporkan perkembangan ayam bantuan dimaksud kepada ketua RT. dan program ini kata DEDI SUNTORO, SH Kepala Desa Kendalrejo setelah satu tahun berjalan perkembagan ayam bantuan dimaksud berkembang dengan baik . dan Bantuan Rp. 1.000.000,- setiap tahun kepada RT tidak harus dibelikan Ayam dan hal ini tergatung hasil musyawarah Masyarakat diwilayah RT tersebut yang dipimpin oleh Ketua RT selaku ketua Pokmas, bisa diberikan dalam bentuk bantuan modal kepada pracangan,mlijo atau pedagang sayur mayur keliling dan atau dibelikan kambing. Penerima bantuan juga berkewajiban memberikan setoran ke Pokmas sebesar yang telah disepakati bersama, hal ini agar penerima bantuan betul-betul berusaha mengembangkan usahanya. Letak keistimewaan program ini adalah : 1. Setiap wilayah RT dibentuk Pokmas yang bertugas mengelola bantuan dan setoran masyarakat penerima bantuan yang ketuanya adalah Ketua RT/tokoh pemuda setempat yang mampu dan mau mengembangkan program Pemerintah Desa diaksud ; 2. Adanya fungsi pengawasan oleh aparatur pemeritah di tingkat paling bawah yaitu Ketua RT bersama anggota Pokmas yang akan selalu memantau perkembangan bantuan dimaksud ; 3. Adanya pembukuan perkembngan bantuan yang dikerjakan oleh Pokmas 4. Apabila ada kegagalan dalam pengembangan bantuan dimaksud Kepala Desa melalui Ketua RT-nya atau Pokmas akan tetap memerikan bantuan sampai dengan berhasil 5. Apabila Pokmas sudah mempunyai kas yang cukup besar, pokmas bisa menyalurkan bantuan yang berasal dari kas untuk kepentingan sosial / atau usaha sesuai kebutuhan dan berbagai kegiatan yang ada diwilayah RT tersebut 6. Pemberian bantuan kepada wilayah RT dimaksud Pemerintah Desa tidak akan berhenti pada batuan sebesar Rp 1.000.000/ Pokmas setiap RT , namun apabila ada perkembangan yang cukup siknifikan dari masing-asing pokmas untuk meningkatkan ekonomi kreatif pada masyarakat miskin maka Pemerintah Desa akan memberikan lebih besar lagi bantua modal usaha kepada masing-masing pokmas. Sebetulnya selama ini bantuan Pusat maupun Pemeritah Daerah yang turun ke masyarakat sudah sangat banyak tetapi kelemahannya belum adanya pengawasan terhadap perkembangan bantuan dari pihak terkait atau dari Instansi terkait. Dan juga bantuan dari Pemerintah Pusat jangan hanya terfokus pada sarana dan prasarana (fisik ) saja tetapi perlu pembangunan dalam bidang perberdayaan ekonomi masyarakat kecil yang efektif, kreatif dan inovatif. Sebetulnya menurut penulis semua bantuan berupa apapun perlu adanya pengawasan perkembangan terhadap bantuan dimaksud oleh Kepala Desa artinya tugas dan Fungsi Kepala Desa diperkuat, sedangkan penerima bantuan diwajibkan membuat laporan perkembangan kepada Kepala Desa dan Kepala Desa Wajib melaporkan ke Bupati melalui Camat setempat. Red BISRI, SH Kasi Tata Pemerintahan

Gallery Lain