v2.0
|

Berita SKPD

Cegah Difteri, UPTD Puskesmas Singotrunan Gencar Sosialisasi Kepada Warga
24-01-2018 | Kecamatan Banyuwangi.

BANYUWANGI – Menyikapi semakin meluasnya wabah penyakit difteri di Indonesia, UPTD Puskesmas Singotrunan Kecamatan Banyuwangi menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Selasa (23/01) kemarin. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Singotrunan dr. Dwi Yani Hariyanti, serta dihadiri oleh Camat Banyuwangi, Yusdi Irawan, S.E, M.Si. dan pihak dari kepolisian Banyuwangi.

dr. Dwi Yani mengatakan bahwa sejak tahun 2011, kejadian luar biasa (KLB) untuk kasus difteri menjadi masalah di Indonesia. Tercatat 3.353 kasus difteri dilaporkan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2016 dan angka ini menempatkan Indonesia menjadi urutan ke-2 setelah India dengan jumlah kasus difteri terbanyak. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae ini bisa menular dengan mudah terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Bakteri difteri akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel-sel sehat dalam tenggorokan, sehingga akhirnya menjadi sel mati serta merusak jantung, ginjal, serta sistem saraf.

Dalam sambutannya, Yusdi berharap masyarakat bisa lebih tanggap terhadap beberapa tanda yang menjadi ciri khas gejala difteri.

“Segera ambil tindakan cepat kalau sudah muncul tanda-tanda Difteri, bisa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tutup Yusdi. (Fariz)